Bennyinstitute Classes

Senja Luka

Senja Luka! Luka yang di berikannya, senja itu membuat pipi ku basah karena air mata Aku harus mengikhlaskan ia pergi Aku harus merelakan ia pergi, ketika malam datang aku rindu dia Aku ingin ia kembali Ketika ia pergi aku merasa sakit. Sen...

Benny Institute17 Oktober 20201 pembaca
Senja Luka
Senja Luka! Luka yang di berikannya, senja itu membuat pipi ku basah karena air mata Aku harus mengikhlaskan ia pergi Aku harus merelakan ia pergi, ketika malam datang aku rindu dia Aku ingin ia kembali Ketika ia pergi aku merasa sakit. Senja luka, ya itulah yang aku rasakan. Aku tidak pernah menikmati senja dengan hikmat. Karena senja membawa kesedihan bagiku. Aku selalu melihatnya. Tapi aku tidak menikmatinya, Tidak hanya ia yang meninggalkan ku. Aku juga harus meninggalkannya. Aku takut kesedihan akan aku alami kembali Ya! Aku tidak ingin menikmatinya Bahwasanya senja hanya-lah waktu yang harus ku lepaskan Ketika malam akan segera datang. Senja! Waktu yang tidak ingin ku temui, kala senyum, pikiran bahagia yang sedang ku nikmati. Karena senja telah mengambil senyumku. Aku tidak tau betul bagaimana warna senja. Aku terkadang hanya tau warna dari teman ataupun gambar. Senja juga tidak selalu hadir. Kala langit sedang mendung senjapun tidak ada. Senja! Senja! Aku masih bingung dengan senja, dan aku mengagumi fajar. Aku melepaskan nya demi dia. Aku bahagia ketika dia(fajar) tiba, aku senang, aku kembali tersenyum. Dia membawa keceriaan pada semua orang Waktu yang paling disenangi semua orang untuk beraktivitas. Canda tawa, riuh suara motor halu-lalang. Senja!!! Rindu terus menyiksa ku Luka yang aku rasakan sholat sudah waktunya sholat Tidak baik menikmati senja, tapi engkau tidak melakukan perintahnya Kala senja pergi meninggalkan tanpa pasti Tapi ia selalu bilang. Sudahlah hari ini engkau sudah melakukan yang terbaik Katanya senja itu membawa kebahagiaan dengan warnanya Dan senja adalah lambang dari kebahagiaan ketika orang yang sedang jatuh cinta Senja! Waktu yang sangat dinanti para remaja katanya waktu yang paling indah. Tapi senja adalah luka yang sesungguhnya Luka yang teramat mendalam ia kembali menyakiti ku, memisahkan aku dengan dia Hari ini hari aku sangat bahagia, Tapi, senja lagi, lagi dan lagi memberi Sedih Kala senja pergi, aku ingin tidak ingin menumpahkan air mata ku. Tapi! Senja! Selalu dan selalu memberi luka Aku tidak ingin ada tangis ataupun sakit yang ku rasa. Senja masih memberi misteri Senja membuat ku bingung.   Sungai Baung, 17 oktober 2020 (Desi Helina, lahir di Desa Sungai Baung 04 Desember 1998. Sedang menempuh pendidikan di STKIP PGRI Lubuklinggau. Cita-cita ingin menjadi Guru, Penulis yang Kreatif dan bisa menginspirasi)    
Lanjut membaca

Karya terkait

Karya

Aku Pasti Bisa

17 Desember 2023

Karya

Membara di Bawah Hujan Bombardir

17 Desember 2023

Karya

Khalifah Palestina 

17 Desember 2023

Karya

Di Antara Peluru dan Harapan

8 Desember 2023