Dibuka Kelas Baru! Kelas Cerpen ala Benny Arnas
BELAJAR CERPEN DARI MASTAH! Dalam ranah cerpen Indonesia, satu dekade ini nama Bang Benny Arnas menguasai rubrik cerpen koran-koran nasional. Berdasar...
Cerpen, puisi, prosa, esai, catatan, dan kabar dari Benny Institute.
BELAJAR CERPEN DARI MASTAH! Dalam ranah cerpen Indonesia, satu dekade ini nama Bang Benny Arnas menguasai rubrik cerpen koran-koran nasional. Berdasar...
Nama besar bukanlah segala-galanya, karya yang membuktikan keberhasilan. Ini dibuktikan penulis asal Lubuklinggau, Sumatera Selatan (Sumsel) saat meng...
Pagi itu, sebagaimana biasa, Papa main ke rumah. Setelah memarkir sepeda motornya di dekat dapur, ia mengambil parang dan menghilang di kebun. Tak sam...
Oleh Benny Arnas Pertengahan Mei adalah gerbang kemarau di Indonesia. Suhu bisa mencapai 35 derajat celcius atau lebih. Tak terkecuali di Panca Mukti,...
Beberapa waktu yang lalu saya mengampu kelas untuk calon pengampu kelas menulis di komunitas tempat mereka ditugaskan. Ini kelas tidak main-main. Buka...
Saya percaya, tidak ada cara terbaik untuk menjadi penulis selain empat hal: banyak membaca, membaca banyak, banyak menulis, dan menulis banyak. Bagi ...