Wahid 21 Fokus Gali Sastra Musirawas hingga ke Belanda!
Kejutan! Untuk kali ketiga Komunitas Wahid 21 memberangkatkan periset sastra daerah ke Perpustakaan Leiden, Belanda. Dany Georgetown, peneliti 42 tahu...
Kumpulan tulisan dalam ruang Esai/Catatan.
Kejutan! Untuk kali ketiga Komunitas Wahid 21 memberangkatkan periset sastra daerah ke Perpustakaan Leiden, Belanda. Dany Georgetown, peneliti 42 tahu...
Merdeka! Di hari kemerdekaan ini, kami para pegiat literasi seluruh Indonesia yang bergabung di Forum Literasi Indonesia menulis surat terbuka untuk I...
Nama besar bukanlah segala-galanya, karya yang membuktikan keberhasilan. Ini dibuktikan penulis asal Lubuklinggau, Sumatera Selatan (Sumsel) saat meng...
Pagi itu, sebagaimana biasa, Papa main ke rumah. Setelah memarkir sepeda motornya di dekat dapur, ia mengambil parang dan menghilang di kebun. Tak sam...
Oleh Benny Arnas Pertengahan Mei adalah gerbang kemarau di Indonesia. Suhu bisa mencapai 35 derajat celcius atau lebih. Tak terkecuali di Panca Mukti,...
Beberapa waktu yang lalu saya mengampu kelas untuk calon pengampu kelas menulis di komunitas tempat mereka ditugaskan. Ini kelas tidak main-main. Buka...
Saya percaya, tidak ada cara terbaik untuk menjadi penulis selain empat hal: banyak membaca, membaca banyak, banyak menulis, dan menulis banyak. Bagi ...
William Zinsser dalam On Writing Well menulis bahwa kekacauan bahasa adalah muara dari kerumitan tulisan. Dalam bab Simplicity, ia menulis, “Kekacauan...
Seseorang, yang saya kenal lama dan selalu bilang kalau mimpi terbesarnya adalah menjadi penulis, bertandang petang tadi. Setelah menyerahkan berkas c...
Menarik sekali menelaah visi ekonom berkebangsaan Skotlandia, Adam Smith, tentang kapitalisme dalam The Wealth of Nations (1776). Tesisnya yang menyat...