KEJUTAN SETIBA DI BUDAPEST
Residency Story - 15 Langit Budapest mulai buram. Pukul 9 petang, kami tiba di Hungaria. Magrib baru berlabuh. Saya menggeret koper menuju apartemen. ...
Kumpulan tulisan dalam ruang Benny Arnas.
Residency Story - 15 Langit Budapest mulai buram. Pukul 9 petang, kami tiba di Hungaria. Magrib baru berlabuh. Saya menggeret koper menuju apartemen. ...
Residency Story - 14 Kepala saya pusing tak karuan. Setelah hampir dua jam menjadi penumpang mobil polisi yang dikemudikan dengan kecepatan 80-90 km/j...
—Bagian 3 Di pintu masuk danau dengan 113 air terjun itu, beberapa mobil polisi berangsur meninggalkan lokasi. Saya dan Ethile bergegas menuju ke mobi...
—Bagian 2 Beberapa orang berteriak kesetanan di tanjakan bawah area Danau Plivitce. Kami yang berada di bagian atas bisa dengan jelas melihat apa pun ...
—Bagian Pertama Hari kedua di Zagreb, saya dan Ethile berkeliling kota yang berakhir di kafe yang tak jauh dari apartemen hingga larut malam. Jangan b...
—Perihal “Melupakan Tanpa Membuang” Setiba di Zagreb dari Slovenia, baru beberapa menit usai menaruh koper di apartemen, Ethile bersemangat sekali (un...
Tiba di Minehouse Apartmen pukul 2 siang, saya meminta Ethile mencari nasi atau kebab atau makanan Asia Selatan yang mungkin ia temukan—dan saya tidak...
Ini adalah bagian tulisan yang sudah lama sekali ingin saya bagikan. Selain menjawab keingintahuan sebagian rekan tentang apa yang saya lakukan sebula...
Bakda ashar waktu setempat, kereta yang akan membawa kami ke Villach tiba. Ya, ke Villach, bukan Ljubljana sebagaimana rencana semula. Keputusan ini h...
Kami pun kembali ke Bishofshofen setelah kereta tiba 60 menit kemudian, ya 60 menit kemudian, bukan 45 menit seperti yang terdengar di corong pengumum...