DUA "BENDA" JAHANAM LAYAK-BUANG
Residency Story 30 ____________________________________ Saya dan Ethile saling pandang. “Are you okay?” Kali ini mata sopir mercy tertuju ke Ethile ya...
Kumpulan tulisan dalam ruang Residensi Eropa 2019.
Residency Story 30 ____________________________________ Saya dan Ethile saling pandang. “Are you okay?” Kali ini mata sopir mercy tertuju ke Ethile ya...
Residency Story 29 —————————- Setelah perut kami terasa hangat oleh teh gratis Libanesi Delijica, Ethile mengetukkan pantat gelasnya yang kosong ke me...
Residency Story 28 ———————————— Kami akhirnya tiba di Zagreb pukul 6 sore. Satu setengah jam lebih lambat dari waktu yang tertera di Blablacar. Namun ...
Residency Story 27 ______________________ Andrej tiba-tiba menepikan mobilnya. Saya dan laki-laki yang sedari tadi dipanggil Haji (bahkan saya dan Eth...
Residency Story 26 —————————- —Sebab Kata Adalah Doa Andrej Rudolf, begitu laki-laki jangkung yang usianya saya taksir tak terpaut jauh dari saya itu ...
Residency Story 25 ———————————- Setelah menikmati keindahan danau dari jendela yang membelakangi dipan saya, saya ke kamar Ethile yang tampaknya baru ...
Residency Story 24 ______________________________ Saya refleks memejamkan mata saking takutnya. Pun ketika seseorang itu membekap dari samping, saya p...
Residency Story 23 —————————————————— Kepala saya pusing sekali. Berat sekali. Menyat-menyut. Wajah rasanya tebal sekali, pedas berdenyar-denyar seper...
Residency Story 22 ______________________________ David dan Feo tersenyum di seberang. Saya refleks melangkah mundur sebelum kembali melongok ke luban...
Residency Story 21 _____________________________ Saya baru tahu sekarang kalau berada dalam semacam bungker itu seperti menunggu ajal yang akan datang...