education.art.culture.book&media

Peluncuran Batu Belah Batu Betangkup Berlangsung Seru!

Lubuklinggau, 8 Januari 2024 – Hari Minggu, 7 Januari 2024, pukul 15.45-1745 WIB menjadi momentum spesial bagi Benny Institute dalam merayakan 12 tahun keberhasilannya di ranah literasi dan seni. Sebagai bagian dari serangkaian acara peringatan, acara ketiga yang juga sangat dinanti-nantikan, yaitu Peluncuran, Bincang, dan Baca Cerita Rakyat Limatara “Batu Belah Batu Betangkup” yang menjadi salah satu buku terbaru yang diterbitkan Benny Institute pada akhir Desember 2023. Buku ini berisi 10 cerita rakyat, mendapat dukungan penerbitan dari Balai Pelestari Kebudayaan Wilayah V.

Buku Cerita Rakyat Limatara Batu Belah Batu Betangkup, terdapat 10 cerita rakyat dengan delapan penulis di dalamnya. Kedelapan penulis tersebut yaitu: Wendy Fermana, Dhekaprawi, Septi Wahyuni, Leli Nur Inda Sari, Desy Arisandi, Rido Amilin, Tampu Bolon Suvardi, dan Dany Georgetown.

Dalam suasana yang penuh semangat di Lobi Benny Institute, alumni Kelas Kreatif Benny Institute, Kelas Public Speaking, Adinda Putri Ramadhani, memandu acara tersebut. Buku ini merupakan bagian dari kegiatan memperingati 12 tahun Benny Institute, menandai pencapaian signifikan Benny Institute dalam mengangkat sastra rakyat sebagai bagian penting dari warisan budaya.

Acara yang bertajuk “Membelah Batu Betangkup” diawali dengan pembacaan cerita “Batu Belah Batu Betangkup” oleh Dinda Sahasika Arnas, alumni Kelas Seni Peran dari Kelas Kreatif Benny Institute angkatan 2.

Kesolidan tim di balik berbagai kegiatan Benny Institute menjadi sorotan dalam sambutan dari perwakilan Produser Acara, Kak Melanie, yang juga sekaligus membuka acara dengan hangat. Momentum berikutnya adalah seremonial penyerahan Buku Cerita Rakyat Limatara “Batu Belah Batu Betangkup” dari Benny Institute, diserahkan secara simbolis oleh Kak Melanie kepada salah satu penulisnya, Kak Wendy Fermana.

Acara berikutnya dilanjutkan dengan diskusi dan tanya jawab yang dimoderatori oleh Kak Yazir Kidum. Beliau juga menekankan pentingnya menyajikan cerita rakyat dengan nilai moral yang membangun budi pekerti tanpa mengurangi esensi sastra sebagai pendorong pemikiran kritis.

Acara peluncuran, perbincangan, dan pembacaan cerita buku “Batu Belah Batu Betangkup” yang diadakan di Lobi Benny Institute, sebagai bagian dari rangkaian 12 tahun Benny Institute, berlangsung dengan sukses. Diskusi yang berlangsung seru dan penuh antusiasme menggambarkan ketertarikan peserta pada kekayaan warisan budaya yang dihadirkan dalam buku ini.

Comments
Loading...