education.art.culture.book&media

“TENTANG DIA” (Tugas BWC #3)

Dia adalah serayu dimalam minggu yang baka tanpa kartika dunia terasa sepi tanpa asmara loka malam ini sangat terasa sepi tanpa ada hembusan angin, tanpa ada bayangan seseorang, mengawali malam minggu yang abadi

Lelaki itu adalah edo nobriansyah. Beliau adalah seorang wiraswasta(katanya).sejatinya lelaki berusia 19 tahun itu adalah seorang lelaki pekerja keras ,dan mempunyai cita-cita ingin membahagiakan kedua orangtuanya.

Lelaki yang mempunyai kebiasaan diam ini nyaris tak bisa ditebak skenario darinya penuh misteri, tetapi dia adalah lelaki yang sempat membuat hatiku berbunga-bunga

Dia orangnya baik,asik dan tidak kasar, yang selalu bisa membuatku nyaman bila berada didekatnya

Dulu kami satu sekolahan (SMK NEGERI 3 LUBUK LINGGAU) yang dimana sekolah tersebut penuh misteri dan cukup banyak kisah suka dan duka . dimana dia jurusan TGB (TEKNIK GAMBAR BANGUNAN) dan aku jurusan TKJ (TEKNIK KOMPUTER DAN JARINGAN)

Awalnya kami tidak saling mengenal tapi lama kelamaan kami menjadi saling mengenal

Laki-laki yang berciri-ciri Tinggi,Handsome,Hitam manis, Sangat Ramah tamah dan mempunyai sipat Lemah-lembut ternyata bisa membuatku nyaman dan tak ingin rasanya aku melewati moment dimana dia dan aku mempunyai perasaan yang sama

Hari terus berganti sebuah keyakinan terus meneguhkan ku bahwa dia adalah seseorang yang telah ditakdirkan tuhan untukku.

Seiringnya berjalannya waktu, aku terbuay dengan rasa kenyamanan yang selalu membuatku selalu ingin bersamanya

Aku hanya bisa tersenyum dan tak bisa berkata apa-apa sungguh bertemu dengannya adalah hal yang sangat menyenangkan

Tetapi setelah berada didekatnya, entah apa yang terjadi seketika tubuhku terasa kaku, dan aku tak bisa berkata apa-apa. Sungguh, apakah ini yang dinamakan cinta

Saat itu aku berpikir ingin merayakan sebuah pesta ulangtahun untuk nya yang ke-19,   Rangkaian bunga mawar merah,dan dikelilingi Lilin untu menerangi ruangan ini, Dimana ulangtahun nya bertepatan pada hari juma’t tanggal 23 NOVEMBER

Sejak tanggal 20 november dia berubah tak adalagi yang biasanya menanyakan kabar,memotivasi mensupport

Kadang aku berpikir buruk tentangnya seolah-olah sekarang kami menajdi seseorang yang sama sekali tak mengenal

Dan dia pernah berkata aku tidak akan menjauh ataupun berubah hanya saja aku butuh waktu untuk diriku sendiri

Widia : Kamu kenapa? Kok sekarang berubah udah beda gak kayak dulu

Edo    : Aku gakapa-apa kok, aku mau nanya salah kamu ,

Widia : Boleh dong, mau nanya apa???

Edo : Kamu setuju gak kalau ada cowok yang ingin bekerja untuk orangtua dan orang yang dia sayang

Widia : Sangat setuju dong,  J Apalagi untuk masadepan

Edo : Aku mau nanya lagi boleh,

Widia : Boleh dong, mau nanya banyak juga gakapa-apa J

Edo : Kalau aku menghilang selama 4 tahun dan gak ngasih kabar, apakah kau masih sayang dengan aku, apakah kamu masih mengangap hubungan kita J

Widia : ya sayang lah, J   4 tahun pun aku akan tetap menunggu kamu, emg kenapa kamu kok ngomngnya gitu???

Edo : (gak bales)

 

Setelah 4 tahun telah berlalu  kemudian edo mendatangi rumah widia untuk membuktikan janjinya tersebut!!!

 

Edo :Assalamualaikum , Widia Asslamualaikum

Ibu kos: Waalaikumsalam, cari siapa ya

Edo : Maaf buk, Widia nya ada?

Ibu kos : Maaf mas, Widia udah pindah

Edo : (tanpa kata) L

Lalu edo mencari widia kesana kemari alamat widia tapi gak ketemu

Akhirnya ia memutuskan untuk kembali kekantornya, sampainya disana dia duduk disebuah kursi dan membelakangi mejadan menghadap ke kaca jendela, dengan perasaan sedih dan menyesal

Tok tok tok (bunyi seketaris mengetuk pintu)

Edo ; Masuk (tanpa melihat kebelakang)

Seketaris : Pak ada seorang gadis yang ingin interview dengan bapak

Edo : Biarkan dia masuk!

Widia : Maaf pak , saya mau melamar kerja disini.

Edo : (aku seperti mengenal suara ini)” dalam hati bicara begitu”

 

 

Edo : Disini tidak ada lowongan pekerjaan,Tapi dirumah saya sedang dibutuhkan seorang permaisuri.(sambil memutar kursi dan melihat perempuan itu)

Widia : (menangis) kamu kemana aja?

Edo : 4 tahun ini aku pergi karena aku ingin mencari ini untuk membuat kamu bahagia, apakah kamu masih mencintaiku?

Widia : Aku selalu mencintai kamu dan menunggu kamu untuk pulang.

Edo : Akupun begitu?

Widia : Apa aku bisa bekerja untuk membangun hubungan cinta kita yang tertunda itu

Edo : Tentu sayang ( mereka pun berpelukan cukup lama melepaskan rindu)

 

 

#Setia itu bukan harus selalu kasih kabar atau lainnya tapi setia itu tau hatinya milik siapa?????

 

 

Comments
Loading...

Notice: ob_end_flush(): failed to send buffer of zlib output compression (0) in /home/benny123/public_html/wp-includes/functions.php on line 4757