education.art.culture.book&media

“ANAK YANG DURHAKA KEPADA IBUNYA” (Tugas BWC #3)

Dira adalah anak yang sangat cantik, mempunyai badan tinggi,putih dan dia juga anak yang sangat cerdas, namun itu semua tiada artinya  karena dia sangat jahat kepada ibunya, katakan lah dia adalah anak yang sangat durhaka

Suatu hati ia sangat menginginkan sesuatu, dia selalu meminta barang yang sangat mahal kepada ibunya, bila tak dikasih dia akan marah dan menangis, dan mengancam ibunya untuk pergi dari rumah

Dira : ibu…ibu…

Ibu : iya nak ada apa??  Sambil berlari, dengan suara yang sanagt lesu

Dira : ibu,, aku pengen sepatu filla yang lagi tren sekarang teman diri udah ada semua, aku pengen sepatu itu bu

Ibu : emang berapa harganya nak??

Dira : 400 ribu???

Ibu :(Mendengar ucapan dira ibunya lansung terdiam) mana mungkin ibu punya uang sebanyak itu nak? Ibu hanyalah seorang asisten rumah tangga, kita mau makan aja susah

Dira : pokoknya aku gak mau tau kalau sepatunya belum dibeliin aku gak mau makan,kuliah dan lain-lain ibu juga gak usah pulang selagi sepatunya belum dibeliin (sambil masuk kamar dan menutup pintu)

Ibunya lansung menangis, yaallah harus kemana lagi aku mencari uang itu, sedangkan untuk makan sehari-hari aja masih susah

Ibunya lansung kedapur masuk untuk dira

Ibu : Nak , dira..?? ayo nak kita makan, kamu dari tadi belum makan

Dira : iya bentar (sambil cemberut) yah tempe lagi tempe lagi, emang gak ada lauk lain apa, ibu dira ini pelajar  masa makan tempe terus , gimana otak bisa mikir pokoknya aku gak mau makan, aku tuh mau makan ayam,ikan,daging dan minum susu (sambil memecahkan piring)

Tapi ibu udah gak ada uang lagi nak, kamu makan ini aja dulu ya, besok ibu beli ayam,ikan dan apa yang kamu mau

Dira : janji ya???

Ibu : iya nak, sekarang kamu makan dulu

Ibunya lansung keluar dan menangis, yaallah harus nyari pekerjaan dimana lagi, tak lama kemudian ibunya mendatangi rumah rani teman dira ( bekerja sebagai seorang asisten rumahtangga supaya bisa membeli apa yang dira mau)

 

 

Keesokan hariinya

Ibu : nak , dira bangun nak sudah siang, kamu mau kuliah

Dira :  duh berisik banget sih? Iya.. iya

Ibu : ayo makan dulu

Tak lama kemudian dira keluar dari kamarnya ( wah ayam,ikan,susu gini dong bu . tiap hari kalau makan ayam,ikan,susu otak aku bisa berkembang)

Ibu : (tanpa sebuah kata) andai kau tahu nak, ibu rela minjam uang tetangga demi beliin makanan kamu

Dira : ohhiya, sepatunya belum . pokoknya kalau, aku udah pulang sepatu itu harus ada, dira langsung berangkat kekampus

Rani : eh,, dira udah datang ?Gimana, mana sepatu  kamu katanya mau beli

Dira : iya , besok aku bawak, soanya mama sama papa belum kirim uang

Rani : mama ? papa ? (sambil tertawa) eh teman-teman ada teman kita nih yang bergaya sok nagku-ngaku jadi anak orang kaya, padahal anak pembantu

Hu…. hu……… hu …….. (suara teman-teman yang mempermalukan dira)

Dira pun langsung bergegas pulang, dan menangis

Dira : Ibu….ibuu

Ibu : Iya ada apa nak,

Dira ibu tuh ya, gak tau malu , ibu kenapa kerja ditempat rani dikampus tadi rani mempermalukan aku bu, dia bilang aku anak pembantu ? aku malu bu, aku malu ?? kenapa sih aku ditakdirkan jadi anak orang miskin (sambil menutup pintu dan menangis)

Ibu : dira,,,, buka pintunya nak,

Dira : pokoknya ibu sekarang harus kerja, kerja lagi supaya kita bisa kaya, aku malu bu!!! Jadi anak ibu, udah miskin makan aja susah

Ibu nya pun menangis ( setelah itu bergegas keluar mencari pekerjaan lagi) yatuhan aku harus cari pekerjaan dimana lagi

Tetangga : ibu ,, ibu mau kemana??

Ibu : mau nyari pekerjaan supaya bisa beli sepatu dira

Tetangga : ohh boleh bu, ibu kerja saja dirumah saya, kebetulan saya lagi nyari asisten rumah tangga

(dengan muka sangat senang,alhamdulillah yaallah terimakasih engkau telah memberiku pekerjaan untukku, supaya aku bisa membeli sepatu untuk anakku)

Dira : duh ibu dimana sih udah malem kok belum pulang

Tok….. tok ….tok

Ibu : dira…nak?? buka pintunya

Dira : bentar!!! (mana sepatunya)

Ibu : ini nak , ini kan sepatu yang kamu mau,

Dira : wah bagus banget

Ibu : ini ada makanan buat kamu, dimakan ya ibu mau kekamar!!!

Keesokan harinya dira memakai sepatu tersebut

Dira : ibu…….ibu… liat aku cantik ngak !!!!!!!

(tanpa ada sahutan dari ibunya0

Dira : Ibuu… sambil marah-marah , budek atau gimana sih nih orang ngak keluar-keluar?

Dira langsung keluar membuka kamar ibunya

Ibu..ibu..ibu gak usah bercanda deh ibuu…ibu…(tolong tolong !!!! sambil memanggil tetangga tolong ibu aku)

Tetangga : inalilahiwainailaihiroji’un . maaf dira ibumu sudah tiada

Dira pun menangis , dan menyesali perbuatannya

 

 

 

 

 

 

 

 

# IRMA WIDIA,pulau panggung 17,

Comments
Loading...

Notice: ob_end_flush(): failed to send buffer of zlib output compression (0) in /home/benny123/public_html/wp-includes/functions.php on line 4757