education.art.culture.book&media

Nafasku Adalah Ibuku

Nama   : Yeyen Tamalia

Kelas   : Wraiting Class

 

NAFASKU ADALAH IBUKU

Ibu kau adalah orang yang paling mengerti hidupku, kau adalah penyemangatku dan kau adalah orang paling mengerti dalam hidupku. Izinkan aku mengucapkan kata sayang dan izinkan aku menbahagiakanmu Ibuku sebelum kata itu tak dapat aku sampaikan secara langsung lagi.

Aku adalah seorang anak dari pendesaan dari MURATARA namaku Yeyen Tamalia aku mempunyai seorang ibu bernama Upik dan aku menyebutnya dengan sebutan Umak ( bahasa daerah yang bertai ibu), aku sekarang telah tidak bisa lagi memakan dan tertidur didekatnya lagi ini aku lakukan karena aku harus mengenyam pendidikan dikota aku sekolah di STKIP PGRI Lubuklinggau, itu juga aku lakukan sangat terpaksa karena aku adalah seorang anak yang cengeng aku tak mampu berjauhan dengan dengan ibuku, ibu jika bisa memilih aku lebih suka bersamamu selalu karena kau tau bu aku tak akan mampu hidup berjauhan denganmu. Bu kalau boleh bisahkan ibu tingal denganku dikota yang sepi ini bu, aku kesepian walaupun orang mengatakan kota itu rami tetapi menurutku sepi sunyi bu.

Hari demi hari aku lewati tanpa belaianmu aku selalu berangan angan bisa menjalani hidupku denganmu disini, ibu aku rindu bu saat merasa kerinduan yang sangat aku selalu menelpon ibuku, “apo kabar” ibuku menjawab “alhamduulilah baik yen” dan obrolan kami berlanjut dengan begitu asiknya lama kelamaan akupun mengungkapkan rasa kerinduan yang egois bulir-bulir itu berjatuhan tanpa berhentinya tapi aku tidak mau membuat ibuku sedih aku harus bisa mengecohkan obrolan lain agar tidak berlanjut dalam kerinduan yang sangat itu.

Rinduku kepada ibuku terus terusan menghantui kalbuku akirnya aku tak bisa lagi lagi akupun pulang kerumahku tampa aku memberi tahu ibuku, sesampai dirumah akupun merasa damai sekali karena ini yang aku inginkan selalu berdekatan dengan ibuku.

Kapan balik yen, pelan dak ngabari lagi kata “umaku”, akupun menjawab iyo mak aku langsung balik karno kami libor dak katek gawean dikampus, dan kamipun mengobrol tentang kehidupanku yang baru akupun menceritakan semuanya apa yang akuu alami disana tetapi aku menceritakan hal” yang bahagianya karena jika aku menceritakan yang tidak aku tau itu akan mempengaruhi pikiran ibuku.

Ingin rasanya aku mengungkapkan rasa bahwa aku sangat mencitaimu bu tetapi aku egois aku tak bisa mengungkapkanya karena tak tau harus bagaimna, aku binggung aku ingin sekali memeluk dan menciummu seperti orang-orang kepada ibunya. Sebesok harinya akupun pulang kelinggau karena besok itu perkulihanku dimulai, satt itu akupun ingin berpamitan dan tradisi keluarga kami karena jika siapapun yang ingin pulang merekapun berkumpul dirumahku. Mak aku balik kelinggau dulu mak yo, doai be semoga lancar aku dihitu mudah”an aku pacak sukses macam urang, mulailah karakter cengengku dimulai, akupun menagis terseduh”seduh sambil memeluk umaku, demlah yen belajarlah baik” dihitu, jago diri umak doakan semoga yeyen sukses. Bu aku tau kau tak bisa merelakan momen seperti ini aku sedih bu harus berpiaah denganmu.

Tetapi aku tidak bisa ego, mobilpun telah tiba menjemputku dan aku harus merelakan pelukan hagat itu dengan sangat berat hati aku meninggalkan ibuku. Dengan tulisan ini aku persembahkan untukmu ibuku sayang, aku ingin mengungkapkan bahwa aku sangat mencintaimu, bu aku sangat menyayangimu tolong jangan tinggalkan aku karena aku tak akan mampu hidup tampa seorang super hero sepertimu.

Umaku aku sayang nian dengan umak, aku nak nyinguk umak dan tunggu mak akan akan sukses macam yang laen. Umak tulong doaiku supaya aku pacak membahagiakan umak dengan keluargo yo mak. Ditepat hari ini aku ingin mengucapkan selamat hari IBU semoga umak sehat selalu dan selalu dalam lindunga-Nya dan hidup bahgia dengan keluarga kita.

 

 

 

 

Comments
Loading...

Notice: ob_end_flush(): failed to send buffer of zlib output compression (0) in /home/benny123/public_html/wp-includes/functions.php on line 4757