education.art.culture.book&media

Puisi Senja

Senja

Tatkala aku ber jalan jalan ria
Menyusuri indahnya kota
Kau hadir menemanai tanpa harus di minta
Meskipun kau akan memudar
Bersama kegelapan yang melanda
Tapi kau akan tetap datang lagi dan lagi
Bahkan kau akan selalu
menepati janji Untuk datang
Meski tidak ada Satupun
Orang di dunia ini
Meminta-mu untuk datang menemui
Kau tau?
Kau begitu indahan
Sehingga oarang akan terlena
Akan keindahan mu
Kau tau?
Kau salah satu penawar kesedihan
Bagi orang bagi orang -orng yang merindu
Kau juga salah satu prugatif
Bagi oarang orang yang hatinya sedang terluka
Kau tau?
Kau salah satu yang di rindukan
Saat Air Tuhan jatuh, dan
Membasahi seluruh jagat raya,
Pada saat itu Keindahan mu meningkat
Beribu-ribu kali lipat dari sebelumnya.
Wauowwww
Sunggu keindahan yang sanagat menajubkan,

Suatu masa
Aku dan engkau
Pernah saling menyulam jari
Mencoba merangkai janji
Di saksikan langit yang sedang bertransisi
Mungkin itu sebabnya
Tiap kali aku memandang senja
Ada senyumanmu yang terukir
Di balik cahayanya yang berwarna jingga
Pagi hari aku mencoba merelakanmu
Siangnya aku berupaya melupakanmu
Namun saat senja datang
Kau kembali datang dalam jiwaku
Kau kembali terbayang dalam pikiranku
Hingga kenangan menyelimutiku
Bersama malam yang penuh dengan kehampaan
Sebenarnya tak ada yang salah dengan senja
Akunya saja yang terlalu berlebihan
Atau mungkin
Senja adalah saksi tuhan dari tinta – tinta do’a
Yang dulu kita langitkan
Jika iya
Aku jadi tahu
Bahwa do’a
Ternyata bisa kadaluarsa
Kata selamanya dalam do’a kita
Pada akhirnya tenggelam dalam khianat bersama senja

Senja tidak berjanji
Akan selalu indah
Tetapi
Senja berjanji
Akan datang membawa kebahagian
Lain dengan engkau
Yang hadir secara tiba tiba
Lalu pergi tanpa pamitan
Mengapa senja lebih berkesan
Dari pada engkau
Yang membawakan cinta
Lalu pergi meninggalkan luka
Ku rindu senja
Di mana keindahan langit
Yang mampu menghapus bayang
Tetapi
Tetap saja kenanganmu
Selalu teringat dalam benatku
Bukan hanya mengingatnya
Bahkan
Senja menyuruhku
Untuk kembali padamu
Tetapi tenang saja
Itu hanyalah sebuah
Angan – anganku
Untuk bisa terwujud kembali padamu
Itu membutuhkan usaha
Yang luar biasa
Aku berharap
Senja tak lagi datang
Untuk mengingatkanku tentang dirimu

Comments
Loading...

Notice: ob_end_flush(): failed to send buffer of zlib output compression (0) in /home/benny123/public_html/wp-includes/functions.php on line 3783