education.art.culture.book&media

Senja

Senja
Senja tak pernah berjanji akan selalu indah
Tapi…..
Senja selalu datang membawa kebahagiaan
Lain dengan engkau….
Yang hadir secara tiba-tiba
Lalu pergi tanpa berpamitan
Mengapa senja lebih berkesan
Dari pada engkau…
Yang membawa cinta lalu pergi
Meninggalkan luka
Ku rindu senja…
Yang datang memberikan ku kebaahagiaan
Walaupun senja tak pernah singgah sampai fajar
Kehadirannya selalu ditunggu
Mengapa begitu?…
Karena keindahan yang membekas dihati
Layaknya untuk dinanti
Meski ia datang untuk pergi lagi
Sayangnya…
Kini senja semakin sulit untuk ditemui
Ia memilih tenggelam dibalik beningnya hujan
Yang lebih berani melukis langit dengan air mata
Kita Akan Bertemu Lagi
Tepat diluar matahari terbenam
Seseorang menungguku
Tepat diluar matahari terbenam
Itu adalah takdirku
Di mana gunung nampak ragu
Berbaringlah dalam ketenangan yang dalam
Disana saya akan menemukan harta karun itu
Cinta selamanya, kekal abadi didalam hati
Tepat diluar sana matahari terbenam
Menunggu seseorang dalam rindu
Tepat diluar matahari terbenam
Sendirian mereka menunggu disana
Tepat diluar matahari terbenam
Itu rumah bagi saya
Dimana dunia ini damai
Seperti surga seharusnya
Tepat diluar matahari terbenam
Suatu hari nanti,
Kita pasti akan segera bertemu lagi
Tepat diluar mathari terbenam
Warnamu menenangkan hati
Tetapi hadirmu hanya sesaat
Senja Penanti Harapan
Laksamana nan indah mempesona
Kutatap langit, kala itu senja membawa harapan
Aku tersenyum sepertiku disurga
Warna jingga kemerahan terpancar di cakrawala
Kicau burung, yang semakin lisih menjadi sunyi
Aku hanya menyimpan khayalku terlalu tinggi
Ku harap kala itu senja mengerti perasaanku
Menanti harapan yang kian tak terwujud
Warna indah semakin memancar
Inginku teriak, melepas,emosiku dalam renungan
Berharap esok tak terjadi penyesalan
Aku tak ingin air mata ini, mengalir lagi
Biarkan aku merenung untuk terakhir kali
Biarkan aku berharap hari ini
Biarkan bintang datang menjadi saksi ini
Untuk setiap harapan, yang kusampaikan pada senja
Aku tak bisa beralih dari tatapanku
Tatapanku merujuk pada satu arah, selimut jingga
Terimakasih telah menjadi, teman penanti harapanku hari ini
Ini adalah saksi jiwaku

Comments
Loading...

Notice: ob_end_flush(): failed to send buffer of zlib output compression (0) in /home/benny123/public_html/wp-includes/functions.php on line 4757