education.art.culture.book&media

Sulit Lalu Bangkit

Sebut saja key, memiliki paras yang anggun dan berkulit manis dengan alis yang rimbun. gadis kecil yang sangat tangguh yang bersikap lugu dan berhati ayu, sebenernya ia gadis yang pilu. Meskipun banyak cita-cita yang telah menunggu namun ia belum mewujudkannya secara utuh. Ia sosok yang penyabar, perhatian dan peduli.
Di dalam keluarga ia tampak dewasa meskipun ia lebih mudah, ia memiliki beberapa saudara tetapi ia lebih dekat dengan kakak laki-lakinya yang bernama widiono. Usia mereka hanya berbeda 1 tahun, meraka sama-sama menempuh pendidikan di satu universitas hanya saja berbeda jurusan. Setiap hari ia berangkat kuliah bersama dengan mengendarai sepeda motor, seperti biasa widiono sering bertaya kepada sinah mengenai aktivitas kuliah.
“ key, mata kuliah hari ini apa saja”? (Tanya widiono)
“hari ini ada mata kuliah Bipa dan Seminar” (ujarnya)
“jadi kamu pulang jam berapa”? (tanyanya lagi)
“jam 1” (jawab key singkat)
Mereka mengobrol sepanjang perjalanan sehingga sampailah di gerbang kampus, mereka terpisah sinah segera memasuki kelas sedangkan widiono menuju perpustakaan untuk mencari referensi buku,
Ia memiliki kakak yang bernama Widiono dengan sikap dermawan, tanggung jawab, pekerja keras, dan penyanyang. Itulah mengapa ia sangat dan beruntung memiliki kakak dengan sikap sebaik itu. Kegiatan sehari-hari mereka sama, sama-sama berjuang untuk meraih kesuksesan dan membahagiakan kedua orang tua mereka dengan belajar dan bekerja secara mandiri.
Hari demi hari ia lalui dengan semangat yang tak pernah runtuh dan tak terasa ia telah memasuki semester 7. Ada banyak hal yang telah ia lalui mulai dari masalah keuangan, persahabatan, hingga masalah yang seharusnya tidak ia pikirkan malah jadi beban pikiran yaitu masalah percintaan. Mereka sangat pandai menutupi masalah yang sedang ia hadapi, ia selalu terlihat ceria namun nyatanya banyak goresan-goresan luka yang sering menyelimutinya. Mereka terkenal dengan anak yang lurus hati.
Setiap hari mereka bekerja untuk memenuhi kebutuhan yang ia inginkan, karna ya ia sadar ia terlahir dari keluarga sederhana, ia bekerja di suatu tempat dimana tempat itu milik saudaranya sendiri. Ia bekerja mulai dari pukul 10:00 pagi hingga 23:30 petang. Keseharian ia beda dengan anak-anak lain yang memiliki waktu luang untuk bersantai, bermain, dan serba berkecukupan.
Setelah mengalami berbagai drama akhirnya mereka menyelesaikan pendidikan ini dengan meraih gelar sarjana, tentunya ini sangat membahagiakan diri mereka sendiri terutama untuk kedua orangtuannya maupun orang lain. Mereka berharap setelah meraih gelar sarjana ini bisa mendapatkan pekerjaan yang lebih layak untuk di kerjakan.

Biodata : saya adalah gadis kelahira desa Air lesing, pada tanggal 02 November 1998, ayah dan ibuku berikanku nama Sinah, hobyku menulis, menjadi wanita karir yang sukses dan membahagiakan orang tua itu cita-citaku. Saya sedang menempuh pendidikan di STKIP-PGRI Lubuklinggau.

Comments
Loading...