education.art.culture.book&media

Tips Berpuisi Tanpa Frustasi (Tugas BWC #3)

    Puisi adalah salah satu karya sastra yang kaya akan makna serta identik dengan unsur estetika. Apakah bagimu menulis puisi adalah suatu hal yang sulit? Bagi sebagian orang, menulis puisi terasa begitu sulit dikarenakan bahasanya yang lebih singkat, padat, kental dan lebih memikat bila dibandingkan dengan bahasa prosa. Namun, bagi orang yang telah memahami seluk-beluk kepenulisan puisi, menulis puisi adalah suatu hal yang mudah. Pernahkah kalian berpikir bahwa puisi adalah sebuah kehidupan? Rasa sakit, pahit, bahagia, kecewa, cinta, ataupun rasa duka sering diungkapkan melalui diksi-diksi yang dipilih oleh penyair. Sejatinya, menulis puisi tidak sesulit yang dibayangkan. Namun, permasalahan yang kerap ditemukan adalah bagaimana mencari inspirasi untuk dituangkan menjadi larik-larik puisi tersebut.
Pada hakikatnya, inspirasi dapat ditemukan dimana dan kapan saja. Misalnya, dengan memperhatikan suatu tragedi tertentu kemudian menuangkannya dalam puisi. Namun, untuk pemula hal tersebut sedikit sulit untuk diterapkan. Oleh karena itu, hal-hal sederhana yang dapat diperhatikan dalam memunculkan inspirasi adalah sebagai berikut:
1. Memperbanyak Membaca Referensi
Memperbanyak membaca referensi puisi, bisa dilakukan dengan membaca buku-buku puisi, internet, koran ataupun majalah yang memuat perihal sastra. Setelah membaca referensi, biasanya sebuah ide cemerlang akan muncul kemudian penyair akan lebih mudah menuangkan ide tersebut.
2. Mengingat Kenangan
Mencari inspirasi dapat dilakukan dengan mengingat kembali kenangan. Kenangan menjadi salah satu faktor kuat yang dapat memicu munculnya inspirasi sebab puuisi yang ditulis oleh penyair berdasarkan pengalamannya pribadi biasanya akan terasa lebih mengena. Diksi-diksi pilihan penyair yang digunakan untuk menyampaikan rasa bahagia, cinta ataupun duka akan terasa lebih hidup bagi pembaca sehingga pembaca dapat ikut merasakan atau terhanyut dalam puisi tersebut.
3. Bercengkrama Dengan Alam Dan Mendengarkan Musik
Langkah selanjutnya yang dapat dilakukan bila langkah pertama dan kedua masih menjadi jalan buntu adalah bercengkrama dengan alam sembari mendengarkan musik. Pemandangan yang hijau, sawah yang menguning, desiran ombak ataupun semilir angin dilengkapi dengan alunan musik yang lembut dapat memberikan kedamaian bagi hati. Biasanya, penyair sedikit mudah mendapatkan inspirasi bila hati terasa damai dan telah berkaitan dengan alam beserta keagungan Tuhan.
4. Merenung Di Tempat Yang Sunyi
Tips selanjutnya adalah merenung di tempat yang sunyi dan menenangkan. Kesunyian bagi beberapa orang dapat menjadi poin penting dalam menulis puisi sebab ketika suasana sedang sunyi, ketenangan akan datang sehingga seringkali ide brilian muncul tanpa diduga. Untuk mencari kesunyian, dapat dilakukan dengan pergi ke tempat-tempat yang tidak terpikir oleh orang lain untuk mencari inspirasi. Misalnya, reruntuhan bangunan, pondok di tengah sawah, masjid, atau sungai yang tenang. Biasanya, inspirasi datang dari tempat-tempat yang antimainstream.
Dalam menulis puisi, apapun inspirasi yang terbersit ketika melakukan sesuatu ataupun memikirkan sesuatu, hendaknya langsung ditulis. Tulis apapun hal yang menjadi titik fokus pada saat itu sebab terkadang kebiasaan lupa menjadi pengacau sejati ketika hendak menulis puisi. Pada zaman milenial ini, puisi begitu berkembang sehingga keberadaan puisi dikonsumsi oleh berbagai kalangan bukan hanya dikonsumsi oleh penikmat atau penggemar puisi, misalnya dari kalangan penulis novel ataupun pemain film yang seringkali menyelipkan larik-larik puisi dalam berkarya. Beberapa tips tersebut semoga dapat membantu ketika rasa frustasi mendera akibat inspirasi untuk menciptakan puisi yang tak kunjung muncul. Jadi, mari berpuisi tanpa frustasi.

Pedang, 11 Desember 2018

Comments
Loading...

Notice: ob_end_flush(): failed to send buffer of zlib output compression (0) in /home/benny123/public_html/wp-includes/functions.php on line 4757