education.art.culture.book&media

Kehangatan ibu

Ibu adalah sosok mulia dimataku, orang yang mengandungku selama 9 bulan dan melahirkanku diantara hidup dan mati. saat aku lahir ke dunia ini, orang pertama yang aku lihat adalah ibuku, ibu melihat aku dengan mata penuh kasih sayang dan cinta yang meluap dimatanya.

Ibu… Saat aku masih bayi yang imut engkau mengurusku dengan penuh kasih sayang, aku masih ingat saat aku masih berjalan merangkakl sekitar 18 tahun lalu, ibu mengajarkanku berbicara untuk pertama kalinya dan kata pertamaku yang aku ucapkan adalah ibu, wajahmu terkejut saat mendengarnya lalu muncul wajah bahagia dan mata bersinar dengan kegembiraan serta saat itu juga ibu mengajarkanku berjalan dengan dua kaki.

setiap pagi engkau membangunkanku dengan lembut menyiapkan sarapan pagi yang enak untukku. engkau adalah wanita yang tangguh, wajahmu penuh senyum bahagia dan kegembiraan, tapi aku tau ibu itu hanya menutup rasa pahit dan sakit dihatimu.

Ibu engkau adalah cahaya kehangatanku, saat aku menangis engkau menghapus air mataku lalu menghiburku dengan canda tawa, pelukan hangat dan mengusap rambutku, saat aku ingin bermain ibu selalu menemani aku, bermain bersamaku permainan yang menyenangkan, seperti kejar – kejaran hehehe.

Ibu mungkin aku nakal dan kata kasar keluar dari mulutku karena aku kecewa padamu ibu, tapi setelah itu aku menyesal, karena aku mengatakan kata – kata kasar padamu dan mencoba meminta maaf dan ibu memaafkan dengan senyum kasih sayang.

Setiap aku melakukan kesalahan ibu selalu memaafkan dan menasihatiku bahwa yang aku lakukan salah, ibu seperti malaikat penuh kasih sayang, penuh kebaikan, penuh cinta dan sabar, tapi sering seperti iblis saat marah, tapi aku tau karena ibu marah untuk kebaikanku untuk tetap dijalan yang benar.

Saat ini aku sudah memasuki perkuliahan, aku belajar dengan giat untuk mewujudkan mimpiku menjadi penulis terkenal, setiap hari aku selalu melihat ibu sholat dan mendoakanku agar mimpiku terwujud.

Setelah melihat ibu aku belajar lebih giat, takut mengecewakan ibu, dan aku akan membahagiakanmu semampuku.

Ibu engkau cahaya kehangatan yang diberikan Tuhan padaku, Ibu terima kasih sudah merawatku dari kecil hingga besar, ibu terimakasih berkat doamu aku menjadi orang yang lebih baik

Semoga tuhan memberikan umur panjang pada ibuku untuk melihatku menjadi penulis terkenal dan memberikan hadiah kejutan  padannya yang membuat ibuku bangga padaku.

 

Biodata Penulis

Nama :  keni apriliano

TTL    : Lubuklinggau,06 April 2001

Saat  ini menempuh Pendidikan S1 di STKIP PGRI LUBUKLINGGAU

Bercita-cita bisa menjadi sukses dimasa depan

Comments
Loading...

Notice: ob_end_flush(): failed to send buffer of zlib output compression (0) in /home/benny123/public_html/wp-includes/functions.php on line 4757