education.art.culture.book&media

Puisi senja

1. Perasaan sedih saat senja

Aku melihat senja cerah yang selalu membawa kebahagian
Tetapi mengapa hari ini aku sangat sedih
Seperti kamu yang selalu hadir untukku
Tetapi aku sedih saat melihat kamu
Selalu mengharapkan kamu milikku
Tetapi aku tau kamu adalah miliknya
Senja, Tolong hilangkan perasaanku kepadanya
Hilangkan pikiran dan hatiku untuknya
Dengan cahaya senjamu
Tolong hilangkan perasaan sedih yang berlarut dihatiku

2. Senja dan rindu

Senja….
Aku selalu datang melihatnya
Bersinar cerah dengan keindahannya
Membayangkan dirinya disampingku
Membuat diriku tersenyum

Senja….
Mengingatkan aku tentang dirinya
Bayangan dirinya selalu muncul dipikiran
Dan aku mengharapkan dirinya merasakan hal yang sama
Dengan perasaan akan rindu
Dibawah cahaya senja

3. senja

Senja…
Kehadiranmu selalu kunantikan
Tetapi bukan diriku saja yang menantikanmu
Banyak orang yang ingin melihatmu
Menunjukan kebahagian dilangit senja
Tetapi waktu sore hari ke waktu malam’
Senja akan menghilang dalam gelap
Tetapi tenang saja senja sudah berjanji
Akan muncul kembali dengan menunjukan kebahagian
Kepada semua orang yang ingin melihatnya

4. menangis disaat senja

cahaya senja lebih gelap hari ini
ditaman penuh bunga
suara menangis terdengar
bayangan samar terlihat dengan membawa perasaan sedih

bunga layu seolah merasakan hal yang sama dengannya
angin melewatinya untuk membawa suara menangis menjauh
seolah untuk membuang perasaan itu dan menghiburnya
tetapi tidak bisa mengobati kesedihannya

senja adalah hari menangis dirinya
mengingatkanakan perpisahan dengannya
mengingatkan akan cinta dengannya
dan mengingatkan akan kerinduan dengannya

5. tidak suka senja

aku melihat senja
semua orang bahagia akan keindahannya
tetapi aku tidak suka senja
karena mengingatkan aku tentang dirinya
mengingatkan akan perpisahan saat senja
perasaan sedih melanda hatiku saat mengingat kejadian itu
suara menangis terdengar ditelingaku
dan air mata keluar dengan derasnya
senja..
tolong pergilah

Bio : namaku keni apriliano, lahir dikota lubuklinggau, 6 april 2001, sedang menempuh pendidikan S1 di STKIP PGRI Lubuklinggau, Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonsia, cita – citaku menjadi seorang guru bahasa Indonesi, penulis cerpen dan novel.

Comments
Loading...

Notice: ob_end_flush(): failed to send buffer of zlib output compression (0) in /home/benny123/public_html/wp-includes/functions.php on line 3783